Implementasikan Nilai Sholat Dalam Kehidupan Prajurit, Kodam Gelar Peringatan Isra Mi'raj

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Implementasikan Nilai Sholat Dalam Kehidupan Prajurit, Kodam Gelar Peringatan Isra Mi'raj

BaliKini News
Rabu, 24 April 2019

Bali, Balikini.News ■ Kodam IX/Udayana menggelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M, di Masjid Agung Sudirman, Jalan Slamet Riyadi, Denpasar, Selasa (23/4). Acara dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P dan diikuti sekitar 300 orang Prajurit dan PNS Jajaran Kodam IX/Udayana.

Acara yang penuh kebersamaan dan dilandasi dengan semangat Ukhuwah Islamiah ini mengusung tema "Dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M Kita Implementasikan Nilai-Nilai Sholat Dalam Kehidupan Prajurit dan PNS TNI AD Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI".

Dalam sambutannya, Pangdam mengungkapkan bahwa peristiwa Isra Mi'raj merupakan kejadian dimana Nabi Muhammad SAW melaksanakan perjalanan spiritual yang ditempuh dalam satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa Ialu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha untuk menerima wahyu. Peristiwa ini juga merupakan peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan shalat lima waktu dalam sehari.

"Hikmah sholat lima waktu merupakan kewajiban Umat Islam agar lebih mendekatkan diri kehadirat Allah SWT, serta mengajarkan kepada kita untuk memiliki sikap disiplin mengingat sholat telah ditetapkan waktunya sedemikian rupa sehingga menjamin tumbuhnya konsistensi dan disiplin agar pandai dan cermat dalam membagi waktu. Jika sholat telah dapat dilaksanakan dengan baik, maka dengan sendirinya akan dapat menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan negatif," ungkap Pangdam.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Denpasar Drs. M. Saefuddin Zaini, M.Pd.I., dalam ceramahnya menghimbau kepada Prajurit dan PNS Jajaran Kodam IX/Udayana agar jangan lupa untuk melaksanakan sholat fardhu/wajib 5 kali disela-sela pekerjaan sehari-hari, karena pekerjaan duniawi itu hanya hiasan dunia sementara yang akan ditanya pertama kali pada saat di akhirat nanti adalah sholat fardhu/wajib.

"Kita harus bangga dengan Bangsa Indonesia yang mempunyai keberagaman agama dan ras, dan juga karena negara kita ini adalah negara yang paling aman di dunia berkat TNI yang selalu menjaga negara ini dan kebhinekaannya, sehingga negara ini menjadi negara yang aman dengan segala keberagamannya," tambah Ketua MUI Kota Denpasar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 163/WSA Kolonel Arh A.M. Suharyadi, S.I.P., M.Si., Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf Esy Suharto, S.Sos., Para Asisten/Waas Kasdam IX/Udayana, Para Dansat/Kabalakdam IX/Udayana,  Para Dandim Jajaran Korem 163/WSA dan Para Prajurit serta PNS TNI Kodam IX/Udayana. (Pendam IX/Udayana)