Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam Naik

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam Naik

BaliKini News
Selasa, 30 April 2019

Karawang, Balikini.News ■ Jelang Ramadhan, harga daging ayam mengalami kenaikan secara signifikan  di pasar tradisional  di Karawang, pedagang daging ayam mengaku tingginya harga lantaran persediaan daging ayam berkurang di peternak, sedangkan permintaan sangat tinggi.

Pedagang daging ayam di pasar tradisional Cikampek, Eti (35) mengaku seminggu menjelang Ramadhan harga daging ayam melonjak naik, harga daging ayam sudah mencapai harga Rp 50.000- 55.000 perekor, sebelumnya harga daging ayam baru perkilonya hanya berada di kisaran  Rp 38-40 ribu perekor.

"Merangkaknya harga daging ayam lantaran persedian yang terbatas. Ditambah permintaan masyarakat yang tinggi  menjelang di Ramadhan membuat harga ayam terus bergerak naik,"kata Eti,  Senin (29/4).

Eti menyebut harga Rp 55 ribu perekor  itu sudah sejak satu minggu belakangan ini. Diperkirakan jika kondisi stok barang yang berkurang terus terjadi, harga daging ayam akan naik hingga mencapai Rp 60 ribu lebih  perkilo.

“Stok berkurang mengakibatkan, agen ayam hidup menaikan harga, otomatis pedagang juga ikut naik, " terangnya.

Pedadang daging ayam di pasar Baru Karawang,  juga mengaku seminggu jelang Ramadhan harga daging ayan potong naik drastis,  dampaknya banyak pelanggannya yang mengeluh dengan tingginya harga daging ayam. Namun ia membatah adanya permainan harga yang dilakukan pedagang.

“Tidak mungkinlah kita nahan barang, bisa rugi. Pertama nambah harga  pakannya, terus juga kalau di cuaca ekstrim kayak gini bisa-bisa ayam banyak yang mati,” beber Suryadi.[rls/r5]