Olahraga Bentuk Jiwa Sportivitas, Bentengi dari Pengaruh Negatif

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Olahraga Bentuk Jiwa Sportivitas, Bentengi dari Pengaruh Negatif

BaliKini News
Selasa, 28 Mei 2019

Bali, Balikini.News ■ Pelajar adalah pemuda dan calon pemuda yang akan mewarisi estafet kepemimpinan bangsa, maka Pekan Olahraga Pelajar dan Pekan Seni Pelajar Provinsi Bali (Porsenijar) Provinsi Bali diharapkan dapat membentuk pemuda yang berkarakter, kuat, sehat, dan maju, serta percaya diri, berkepribadian yang santun, tegas dan berbudi pekerti luhur.

Demikian hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati pada pembukaan Porsenijar Provinsi Bali tahun 2019, hari ini.

Gubernur Koster mengatakan, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui instrumen pembangunan nasional di bidang keolahragaan merupakan upaya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia secara jasmani, rohaniah, dan sosial dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, sejahtera, dan demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Di samping itu, melalui pembangunan olahraga kita secara tidak langsung menumbuhkan dan membentuk jiwa sportivitas pada generasi muda,” ujar Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Dia menambahkan, pembentukan jiwa seperti ini sangat penting guna membentengi generasi muda dari pengaruh-pengaruh negatif yang saat ini sedang melanda bangsa kita.

Pekan Olahraga Pelajar pada tahun ini akan diperlombakan/mempertandingkan 26 Cabor, 6 Cabor eksebisi dan 17 seni, sehingga secara keseluruhan berjumlah 49. Gubernur berharap, melalui Porsenijar Provinsi Bali Tahun 2019, dapat menjadi wahana meningkatkan keterampilan, kreativitas dan ekspresi bidang olahraga dan seni di tingkat pelajar.

Plt Kadispora Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan, sebanyak 5.600 atlet, official dan wasit/juri akan terlibat dalam Porjar 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 26-31 Mei 2019 ini.

Rinciannya kontingen Kabupaten Badung sebanyak 864 orang, Kabupaten Bangli 400 orang, Kabupaten Buleleng 500 orang, Kota Denpasar 864 orang, Kabupaten Gianyar 710 orang, Kabupaten Jembrana 447 orang, Kabupaten Karangasem 400 orang, Kabupaten Klungkung 300 orang, Kabupaten Tabanan 500 orang dan wasit/juri sebanyak 670 orang.

Adapun cabor yang dipertandingkan antara lain: atletik, pencak silat, sepak takraw, bulu tangkis, tenis lapangan, renang, tenis meja, bola voli, bola voli pasir, sepak bola, bola basket, taekwondo, senam, catur, panjat tebing, judo, karate, kriket, tarung derajat, woodball, gate ball, panahan, petanque, dancesport, balap sepeda dan shorinji kempo. Sedangkan 6 cabor ekspedisi, antara lain wushu, kabaddi, baseball/softball, menembak, rugby dan selam.

■ Made Asnawa