Pemkab Karangasem Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Arum Jeram

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Pemkab Karangasem Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Arum Jeram

BaliKini News
Rabu, 15 Mei 2019

Karangasem, Balikini.News ■ Saat ini wisata alam arung jeram cukup diminati berbagai wisatawan baik mancanegara dan nusantara. Di Kabupaten Karangasem, salah satu destinasi pariwisata yang menawarkan sensasi berwisata ekstrim ini adalah arung jeram Telaga Waja di Desa Selat. Untuk itu, harus ada pengelolaan manajemen dan kesiapan sumberdaya manusia agar wisatawan lebih merasa aman dan nyaman ketika menikmati wisata air ini.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, saat membuka acara pelatihan pemandu wisata arung jeram, di Aula Taman Surgawi Hotel and Resort, Senin (13/5/2019). Pembukaan ditandai dengan penyematan pin sapta pesona dan pengalungan tanda peserta oleh Wabup Artha Dipa didampingi Kadis Pariwisata serta Kadis ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kab. Karangasem.

Destinasi periwisata merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pembangunan wisata, maka pengembangan wisata memerlukan koordinasi baik dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan perbaikan ekonomi masyarakat.

Menurut Artha Dipa, aktivitas wisata arung jeram merupakan wisata yang mempunyai tingkat kecelakaan yang tinggi. Oleh sebab itu para pemandu arung jeram harus mempunyai pemahaman dan pengetahuan serta harus sigap penanganannya.Pelatihan ini diharapkan membawa perubahan yang luar biasa khususnya dalam kepemanduan wisata arung jeram di Kabupaten Karangasem.

"Pelatihan teknis ini perlu diselenggarakan untuk meminimalisir kecelakaan dalam penyelenggaraan paket wisata arung jeram, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan," kata Wabup.

Terkait Telaga Waja,Wabup Artha Dipa menghimbau masyarakat sekitar agar ikut serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar sungai, terutama dari pencemaran sampah plastik. Dalam pariwisata yang diutamankan adalah bersih, indah dan keamanan.

"Mari kita bersama - sama menjaga agar tetap bersih. Dengan kondisi Telaga Waja yang bersih tanpa sampah plastik , kualitas air Telaga Waja akan tetap terjaga sehingga bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya oleh masyarakat," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Artha Dipa juga mengingatkan bahwa IPM Kab. Karangasem paling rendah. Oleh karena itu, peningkatkan SDM di Kabupaten Karangasem, cepet atau lambat harus dijadikan tumpuan untuk bersaing.

"Sekali lagi para peserta jangan merasa paham dan sombong, karna pemikiran tersebut bisa menjatuhkan kalian semuanya, kita disini adalah untuk belajar, kita padukan pemahaman atara tutor dengan pemahaman para pemandu bagaimana layaknya antara guru dengan muridnya,"imbuhnya.

Acara pelatihan ini diikuti oleh peserta dari pemandu wisata arung jeram Se Kabupaten Karangasem, dengan jumlah peserta 30 orang.Narasumber dari unsur DPD Gahawistri Bali I Ketut Subadra, Unsur PMI, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem I Wayan Astika.

Pelatihan ini mengacu pada bahan kerja dan kompetensi Nasional arung jeram dan akan berlangsung selama 4 hari.Lingkup materi meliputi dasar dasar resqu, materi tentang penerapan materi di sungai, dasar dasar kepemanduan arung jeram dan lain-lain.*