Unwar Buka Prodi Magister Sains Pertanian

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Unwar Buka Prodi Magister Sains Pertanian

BaliKini News
Senin, 11 November 2019
Unwar Buka Prodi Magister Sains Pertanian

BALIKINI.NEWS ■ Masalah pangan menjadi isu yang disorot dunia saat ini. Perubahan lingkungan yang drastis dan masif ditengarai dapat mengancam keberlangsungan hidup umat manusia.

Guna mengantisipasi kemungkinan terburuk, berbagai upaya ditempuh. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang khusus pada pertanian dan pangan harus digencarkan guna menjawab tantangan pangan ke depan.

Bertolak dari pemikiran tersebut, Universitas Warmadewa (Unwar) mengambil langkah sigap dengan membuka program studi (prodi) baru, Magister Sains Pertanian.

Prodi ini menjadi satu dari dua prodi magister teranyar yang baru dibuka Unwar. Diharapkan, keberadaan prodi yang bernaung di bawah Fakultas Pertanian Unwar itu akan mulai beroperasi mulai tahun 2020, guna memasok kebutuhan tenaga-tenaga ahli di bidang tersebut.

"Saat ini, izin pembukaan prodi baru di lingkungan Fakultas Pertanian Unwar telah keluar. Prodi S2 (Magister) Sains Pertanian ini akan mulai beroperasi di tahun ajaran baru, 2020 mendatang," kata Dekan Fakultas Pertanian Unwar, Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb, di kampus setempat, Senin (11/11).

Dewa menegaskan, pembukaan prodi baru ini sangat penting. Posisi strategis dan urgensi pendiriannya dibuktikan dengan penurunan izin operasional yang terbilang cepat dari pemerintah.

"Pangan dan analisis pangan saat ini sangat diperlukan. Negara sedang membutuhkan ahli-ahli pertanian yang mumpuni yang bisa menjawab berbagai persoalan pangan," terangnya.

Diharapkan melalui prodi tersebut, lanjutnya, setiap mahasiswa akan dipersiapkan dengan belajar keilmuan pertanian termutakhir. Penerapan sistem pembelajaran sedemikian rupa, diharapkan akan memicu kelahiran inovasi-inovasi di bidang pertanian, khususnya bagi Bali, pulau kecil dengan sumber daya tak melimpah.

"Sesuai dengan visi Unwar yang berbasis Ekowisata dan Go Global di tahun 2034, kita akan sinergikan ilmu pertanian dengan kepariwisataan. Kami akan branding prodi ini sebagai prodi berbasis ekowisata yang sejalan dengan keberadaan Bali. Bagaimana mengelola pangan sehingga mencukupi untuk kebutuhan Bali," katanya.

Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, optimistis dengan kehadiran prodi baru itu. Ia menegaskan, pihaknya memang telah memikirkan masak-masak pada setiap prodi yang di buka. Setiap prodi baru diharapkan dapat memberi sumbangsih nyata pada masyarakat melalui Tri Darma Perguruan Tinggi.

"Kita besarkan Unwar tidak hanya dengan memperbesar 'student body', tapi membesar kelembagaan. Kami targetkan nanti akan lahir ahli-ahli terbaik di bidang pertanian untuk Bali. Ini juga akan mendukung program pemerintah soal pertanian melalui Pergub Bali 99 Tahun 2018," ujarnya. (**)