Kunjungi Warga Korban Longsor, Wabup Kembang Serahkan Bantuan

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Kunjungi Warga Korban Longsor, Wabup Kembang Serahkan Bantuan

BaliKini News
Rabu, 04 Maret 2020
  Kunjungi Warga Korban Longsor, Wabup Kembang Serahkan Bantuan

BALIKINI NEWS ■ Hujan lebat yang terjadi pada Minggu (1/3) sore hingga malam lalu mengakibatkan longsor yang menimpa salah satu warga di Banjar Tibu Beleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, mendapat perhatian dari Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan.
Didampingi Kepala BPBD Jembrana Ketut Eko Susila dan Camat Mendoyo Putu Nova Noviana meninjau langsung rumah yang terkena longsor sekaligus menyerahkan bantuan sembako yang diterima pemilik rumah, Putu Soma, kemarin.

Usai menyerahkan bantuan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang turut meninjau lokasi longsor menyampaikan empatinya atas musibah yang menimpa Putu Soma.

“Pesan saya kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hal – hal yang tidak kita inginkan seperti bencana longsor saat ini, karena cuaca ekstrem saat ini masih sering terjadi, " kata Kembang.

Ia juga berharap  bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta dapat meringankan beban warga yang menjadi korban.

Dalam penuturannya I Putu Soma menjelaskan,musibah ini bermula dari hujan deras yang turun diwilayahnya.  Akibatnya, pondasi rumah tiba-tiba saja longsor dan tergerus air sungai aliran irigasi sedalam hampir lima meter. Selain menggerus pondasi rumahnya, longsor juga menyebabkan pergeseran tanah yang membuat tembok rumahnya retak-retak.

“Saat itu ada suara gemuruh,ternyata senderan rumah saya serta bale sekepat itu jatuh ke sungai ke kali hulu dari Subak Tibu Beleng. Selain itu, longsor tersebut juga mengakibatkan satu pelinggih rusak. Saya juga berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah kabupaten Jembrana,”ucap Soma.

Sementara Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat material longsor menyebabkan saluran irigasi tersumbat.

“Guna membantu membersihkan material longsor dan memperlancar arus air di aliran subak yang tertimbun material longsoran pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat dan warga desa setempat melakukan gotong royong membersihkan material longsor dibantu jajaran dari instansi terkait,” kata Eko.

Disisi lain guna mengantisipasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat, BPBD Jembrana juga telah melaksanakan pelatihan berupa DESTANA (Desa Tangguh Bencana).

“Dengan pelatihan tersebut diharapkan masyarakat lebih mencegah dan antisipasi lebih awal sebelum terjadi bencana,” Susila,” pungkasnya. (Yogi/red)