-->

Iklan

Selundupkan 6,65 Gram Kokain, Wanita Asal Rusia Dituntut Ringan

BaliKini News
Jumat, 17 April 2020, 01:18 WIB Last Updated 2020-04-16T18:18:37Z

BALIKINI ■ Tatiana Firsova, yang berprofesi tata rias ini dituntut Jaksa Kejari Denpasar sebagai penyalahguna narkotika untuk barang bukti 6,65 gram sabu.

Dalam amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum(JPU) Widyaningsih,SH menjerat wanita 38 tahun asal negara Rusia itu Pasal 127 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Menyatakan terdakwa bersalah menguasai dan menggunakan narkotika untuk diri sendiri. Memohon agar terdakwa dijatuhi hukuman selama tiga tahun penjara," tuntut jaksa, melalui layar monitor online di PN Denpasar, Kamis (16/4).

Atas tuntutan itu terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang pekan depan. "Kami mohon waktu 1 minggu untuk mengajukan pembelaan," pinta kuasa hukum terdakwa, Made Suardika Adnyana.

Di muka sidang pimpinan hakim Koni Hartanto, terungkapnya kasus ini berawal dari kedatangan terdakwa dengan menggunakan pesawat Qatar Airways QR 962 rute Doha-Denpasar, Rabu (16/10/2019) pukul 19.30 Wita.

Ketika melewati pintu pemeriksaan, petugas dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madya Pabean Ngurah Rai merasa curiga dengan gerak-gerik pemilik paspor dengan nomor 654079229 ini.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu kemasan tabung berisi serbuk putih dari dalam jaket abu-abu dengan merk Victoria Sport milik terdakwa. "Setelah dilakukan penimbangan, kokain yang dibawa terdakwa berat 0,14 gram netto," sebut Jaksa.

Disebutkan pula dalam dakwaan, berdasarkan laporan hasil asesmen medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar tanggal 12 Desember 2019, dengan kesimpulan terdakwa adalah seorang penyalahguna narkotika jenis kokain.

Terdakwa mengaku menggunakan kokain untuk menghilangkan stres, depresi jika ada masalah. "Terdakwa mengalami ketergantungan narkotika jenis kokain dengan pola penggunaan rutin/teratur," sebut jaksa. (MD/R)

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

KABAR BANGLI

+